Tống Lễ Facebook ad: “Lyla Jacket - Indigo”

Ran for 1 day, from June 7 to June 8, 2026, the last day Crush saw it.
Run by Tống Lễ on Facebook. Crush is not the advertiser and does not verify its claims. See this ad in Meta's Ad Library(opens in a new tab)
Want an ad like this for your product?
Crush makes new ad images for your product from this ad: your logo, your product photo, your offer.
Trials from $19.95 USD, then $79.95 USD a month. Cancel anytime.
About this ad
- Meta Ad Library ID
- 1004620275377495
- Platforms
- Facebook, Instagram, Audience Network, Messenger and Threads
- Relaunches
- 0
Ad text
🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 🌟 Di desa nelayan kecil yang tak punya nama di peta, hiduplah seorang perempuan dengan tangan yang penuh kapalan dan hati yang penuh mimpi. Namanya Melati. Usianya baru tujuh belas tahun, tapi bahunya sudah memanggul beban yang seharusnya ditanggung oleh setidaknya tiga orang dewasa. Ayahnya, Pak Dharma, lumpuh sejak kecelakaan kapal lima tahun lalu. Ibunya, Bu Yati, buta karena demam yang terlalu tinggi saat Melati masih kecil. Tiga adik Melati—Joko, Sari, dan si bungsu Diki—masih sekolah, semua di bawah umur dua belas tahun. Melati adalah satu-satunya tulang punggung. Setiap subuh, sebelum ayam berkokok, ia sudah bangun. Ia menyalakan api di dapur, merebus air, membuat nasi secukupnya untuk sarapan sekeluarga. Kemudian ia memakai baju lusuhnya, mengambil keranjang ikan di pinggir pantai, dan berjalan tiga kilometer ke pasar. Ia menjual ikan—bukan hasil tangkapannya sendiri, karena Melati tak punya perahu. Ia hanya mengambil ikan dari para nelayan yang pulang melaut, lalu menjualnya kembali dengan harga sedikit lebih tinggi. Selisihnya, jika sedang beruntung, cukup untuk membeli beras dua kilogram. Suatu sore, ketika Melati sedang membersihkan ikan di belakang rumah, seorang pemuda berdiri di depan pagar bambu yang reot. Ia tinggi, kurus, dengan kulit legam terbakar matahari. Di tangannya ia membawa sebuah kantong plastik berisi pepes ikan. “Permisi,” sapanya. “Nama saya Bayu. Saya tetangga baru di ujung desa.” Melati hanya mengangguk. Wajahnya datar, tak ramah tapi juga tak kasar. Ia terlalu lelah untuk bersikap ramah pada orang yang belum tentu akan bertahan lama di desa ini. “Saya dengar Ibu menjual ikan,” Bayu melanjutkan. “Boleh saya beli?”
Where the ad sends people
foreall.com
Lyla Jacket - Indigo
The Lyla Jacket — a buttery-soft, lightweight women’s golf jacket made from Fore Flow™ fabric with UPF 50+, stretch, and a flattering, versatile fit.
Play game: lnk.hwkec.top(opens in a new tab)








