Skip to content
MaxNovel 05

MaxNovel 05 Facebook ad: “BEJO”

MaxNovel 05 Facebook ad: BEJO

Ran for 40 days, from July 16 to August 25, 2026, the last day Crush saw it.

Run by MaxNovel 05 on Facebook. Crush is not the advertiser and does not verify its claims. See this ad in Meta's Ad Library(opens in a new tab)

Want an ad like this for your product?

Crush makes new ad images for your product from this ad: your logo, your product photo, your offer.

Trials from $19.95 USD, then $79.95 USD a month. Cancel anytime.

About this ad

Meta Ad Library ID
2088770191994896
Platforms
Facebook, Instagram, Audience Network, Messenger and Threads
Relaunches
0

How we count

Ad text

Dinda menggelengkan kepalanya, ia terus berusaha keras untuk memasukkan 'pusaka' Bejo ke dalam miliknya. setelah hampir sepuluh menit berjuang, akhirnya Dinda pun sukses dengan usahanya. "Ahhhh..." Dinda mendongak, menjerit tertahan merasakan tubuhnya seolah terbelah menjadi dua bagian, saat 'pusaka' besar dan panjang milik Bejo akhirnya bisa sepenuhnya tenggelam ke dalam lembah tersembunyi miliknya, meski harus di bayar dengan rasa sakit bercampur ngilu yang membuat seluruh otot tubuhnya menegang. Rasa sakit dan ngilu yang Dinda rasakan, berbanding terbalik dengan yang Bejo rasakan. Bejo merasa begitu menikmati pijatan dari otot-otot kue apem Dinda yang begitu kuat memijat dan meremas 'pusaka' miliknya. " Huffftttt... punyamu sangat luar biasa, Jo. milikku rasa-rasanya seperti sobek." ujar Dinda dengan nafas memburu. " Punyamu juga masih sangat sempit dan legit. Aku pasti bakal ketagihan," balas Bejo sambil tersenyum penuh arti. " Selama kamu bisa menjaga rahasia dan tau situasi. aku tidak masalah." ucap Dinda dengan wajah serius. Di dalam hati Bejo dan Dinda, sama-sama memiliki keinginan yang sama. Bejo tentu saja tidak mau melewatkan kesempatan lebih dekat dengan wanita secantik dan seseksi Dinda. sementara Dinda, ia juga tidak mau melewatkan kesempatan untuk bisa merasakan 'pusaka' sebesar dan sepanjang yang Bejo miliki. " Dinda, kapan kamu mau bergoyang? aku sudah tidak sabar ingin merasakan goyangan maut yang kamu miliki." ucap Bejo dengan wajah penuh harap. " Tunggu sebentar lagi, masih terlalu ngilu." balas Dinda sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Bejo. Bejo yang paham, langsung menjulurkan lidahnya yang langsung di sambut oleh lidah Dinda, perang lidah keduanya pun kembali berlangsung dengan sengit. tidak ada satupun yang mau mengalah. Saat Dinda merasa bahwa miliknya sudah cukup beradaptasi dengan keberadaan 'pusaka' Bejo. ia langsung berbisik pelan. "Jo, are you ready!" Dinda yang sudah setengah tahun tidak merasakan 'pusaka' milik suaminya, tidak lagi bisa menahan diri. setelah mendapatkan isyarat bahwa Bejo telah siap. ia langsung bergerak naik turun dengan perlahan. " Uhhhh.." Bejo dan Dinda Mendes*h bersamaan. Bejo sangat senang merasakan sensasi luar biasa dari cengkeraman lembah tersembunyi milik Dinda, ia tidak menyangka meski Dinda sudah memiliki ilham lembah tersembunyi miliknya masih begitu sempit. Sama seperti Bejo, Dinda pun merasakan hal yang sama. ia merasa lembah tersembunyi miliknya begitu penuh sesak oleh kehadiran 'pusaka' Bejo yang begitu besar dan panjang Dinda yang merasa bahwa lembah tersembunyi miliknya semakin bisa menerima kehadiran 'pusaka' Bejo, dan rasa perih yang awalnya ia rasakan sudah berubah menjadi sebuah perasaan yang sudah lama tidak dia dapatkan, mulai bergerak semakin cepat. Meski tubuh Dinda sedikit berisi dengan buah semangka super besar yang dia miliki, namun tidak menghalanginya untuk bisa bergerak dengan lincah, Dinda ingin menunjukkan bahwa ia bisa membuat Bejo takluk dengan goyangannya. Sementara itu, Bejo hanya pasrah menikmati setiap momen tanpa melakukan perlawanan apapun. Awalnya ia ingin meraih buah semangka super besar milik Dinda, namun Dinda melarang dan memintanya untuk diam saja terlebih dulu. Akibat terlalu bersemangat setelah setengah tahun tidak pernah merasakan 'pusaka' lelaki, membuat Dinda tidak bisa menahan desakan gelombang dari dalam tubuhnya. setelah lima menit bergerak naik turun dengan penuh semangat, tubuh diundang mengejang.. " Ahhhhh..." Dinda melenguh panjang di sertai tubuhnya yang bergetar hebat saat berhasil mendapatkan puncak pendakian pertama. Sementara itu, Bejo merasakan jika 'pusaka' miliknya yang berada di dalam lembah tersembunyi, diguyur oleh cairan yang begitu banyak. Tidak hanya itu, Bejo juga merasakan jika 'pusaka' miliknya di cengkeram erat oleh dinding-dinding gua tersembunyi milik Dinda. " Dinda.. apakah kamu mau gantian?" tawar Bejo dengan senyum manisnya. " Jangan meremehkan, Jo. Aku masih sanggup bertahan setidaknya satu ronde lagi." balas Dinda dengan penuh percaya diri. " Aku jadi penasaran." ucap Bejo sembari meraih dua buah semangka super besar yang menggantung di hadapannya. Tanpa membuang waktu, sembari menunggu Dinda kembali beraksi, tangan Bejo langsung bermain-main dengan dua buah semangka super besar milik Dinda, " uhhh..ahhhh..." Dinda langsung meracau ketika Bejo melancarkan serangan pada dua buah semangka miliknya. Mendengar des4han Dinda yang lebih keras dari sebelumnya, membuat Bejo semakin bersemangat memijat dua buah semangka super besar itu, tangannya bergerak lincah memilin-milin tonjolan sebesar kelereng yang berada disana. " uhhhh...jooooo...itu...sangat nikmat.." Dinda terus meracau.. Gerakan Dinda yang semula teratur, kini mulai berantakan. naik turun, maju mundur hingga kadang berputar putar hingga membuat Bejo semakin keenakan. Bagaimana Dinda bisa bergerak dengan normal seperti sebelumnya, jika Bejo menyerang dia titik terlemahnya dalam waktu yang

play.google.com

🫣BEJO

Install mobile app: play.google.com(opens in a new tab)

More from MaxNovel 05

More ads from the top 1,000

See the top 1,000 ads