AMNM Facebook ad: “Berbagai Keutamaan Melakukan Istighfar”

Ran for 4 days, from January 20 to January 24, 2026, the last day Crush saw it.
Run by AMNM on Facebook. Crush is not the advertiser and does not verify its claims. See this ad in Meta's Ad Library(opens in a new tab)
Want an ad like this for your product?
Crush makes new ad images for your product from this ad: your logo, your product photo, your offer.
Trials from $19.95 USD, then $79.95 USD a month. Cancel anytime.
About this ad
- Meta Ad Library ID
- 33415060028108866
- Platforms
- Facebook, Instagram, Audience Network and Threads
- Relaunches
- 0
Ad text
Berbagai Keutamaan Melakukan Istighfar Istighfar berasal dari kata kerja, istighfara–yastaghfiru yang artinya meminta ampunan. Sementara itu, akar kata istighfar adalah ghafara yang berarti menutupi. Ketika seseorang telah selesai dalam melakukan suatu amalan, maka Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk menutupnya dengan istigfar. Sudah tahukah kamu apa saja keutaman dan hikmah kalimat istighfar? Mengapa Perlu Beristighfar? Istighfar adalah amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Allah Ta’ala berfirman, وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS. Al-Anfal: 33) Selain itu, Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, فأخبر أنه لا يعذب مستغفرا؛ لأن الاستغفار يمحو الذنب الذي هو سبب العذاب، فيندفع العذاب. “Allah tidak akan menyiksa orang yang beristighfar. Karena istighfar itu menghapus dosa di mana dosa adalah sebab datangnya musibah (azab). Istighfar itu penolak azab.” (Majmu’ah Al-Fatawa, 8:163) Bagaimanapun, manusia tidak pernah luput dari kekurangan dan dosa, sekalipun ketika beribadah. Oleh karena itu, banyak perintah di dalam Al-Qur’an maupun hadis agar kita senantiasa beristigfar seusai melakukan suatu aktivitas ibadah. Bacaan Istighfar Bacaan pendek istighfar: اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung." Bacaan panjang istighfar: أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه “Aku memohon ampun kepada Allah, yang tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya." Tidak sulit bukan bacaannya? Bacaan ini sangat mudah dibaca di keseharian, bahkan bisa digunakan sebagai zikir rutin. Keutamaan Ber-istighfar Selain menghapus dosa dan menghindarkan dari azab Allah SWT, membaca istighfar memiliki banyak keutamaan lain. Berikut beberapa di antaranya. Pertama, mendatangkan kebaikan di dunia. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Hud ayat 3: وَأَنِ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُم مَّتَٰعًا حَسَنًا إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِى فَضْلٍ فَضْلَهُۥ ۖ وَإِن تَوَلَّوْا۟ فَإِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ "Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepadamu (di dunia) sampai waktu yang telah ditentukan (kematian) dan memberikan pahala-Nya (di akhirat) kepada setiap orang yang beramal saleh. Jika kamu berpaling, sesungguhnya aku takut kamu (akan) ditimpa azab pada hari yang besar (kiamat)." Kedua, mempercepat dikabulkannya doa. Seorang hamba yang memperbanyak istighfar dan bertaubat akan lebih dekat dengan Allah SWT, sehingga doanya lebih berpeluang untuk dikabulkan. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Hud ayat 61: وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَٰلِحًا ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ وَٱسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَٱسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى قَرِيبٌ مُّجِيبٌ “Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)." Ketiga, melimpahnya rezeki. Banyak istighfar dapat membuka pintu rezeki. Rezeki yang dimaksud bukan hanya uang, melainkan juga berkah dalam hidup. Istighfar mengingatkan seseorang agar tidak terjebak oleh kekayaan duniawi dan untuk tetap bersyukur atas segala nikmat yang diberikan. Keempat, dimudahkan dalam setiap urusan. Seseorang yang memperbanyak membaca istighfar akan merasakan kemudahan dalam menyelesaikan berbagai urusan dalam hidup. Allah akan membukakan jalan dan memberikan solusi atas setiap kesulitan yang dihadapi. Sangat banyak bukan keistimewaan mengucap istighfar? Oleh karena itu, sekalipun sudah dijamin rahmat Allah, Rasulullah SAW tidak pernah bosan mengucap istighfar, seperti dalam salah satu sabdanya: يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّى أَتُوبُ فِى الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ “Wahai sekalian manusia. Tobatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertobat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim) Jika Rasulullah SAW saja beristigfar hingga 100 kali dalam sehari, bagaimana dengan kita yang hanya manusia biasa? Yuk, mulai rutinkan membaca istighfar setiap hari. #AMNM #fiisabilillah









